Berita

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Senin , 25 September 2017 , jam 14.00s/d jam 16 .00. bertempat di Gedung DPRD KKU jalan Manunggal Sukadana , telah dilaksanakan rapat Paripurna Pendapat akhir Fraksi -Fraksi sekaligus persetujuan bersama antara DPRD KKU dengan Bupati Kayong Utara terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017.

Dalam Rapat Paripurna DPRD KKU tersebut di Pimpin oleh Ketua DPR Kabupaten Kayong Utara Muhammad Sukardi,SE.MM , yang di hadiri oleh . Wakil Ketua , Alias , Dan Tajudin . Sedangkan dari Unsur Eksekutif di Hadiri Oleh Wakil Bupati Kayong Utara (Idrus ) Asisten Administrasi Umum dan Aparatur, Sekretaris DPRD, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kayong Utara , Kapolres Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dan Media .Sedangkan Anggota DPRD KKU yang Hadir sebanyak 17 Orang , sehingga telah memenuhi korum Rapat,

Dalam Rapat tersebut Muhammad Sukardi menyatakan bahwa Rapat terbuka untuk umum, selanjutnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kayong Utara memberikan kesempatan kepada Fraksi-Fraksi untuk memberikan pendapat dan tanggapan serta persetujuan Akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara tentang Perubahan APBD tahun Anggaran 2017.
1, Fraksi Demokrat .Yang terdiri dari Empat orang anggota melalui juru bicaranya ( Sarnawi ) menyampaikan beberapa saran tentang kualitas management Pengelolaan Keuangan Daerah agar di tingkatkan , memaksimalkan Penyerapan Anggaran dengan prioritas kepada kesejahteraan masyarakat.
2. Fraksi Kebangkitan Bangsa , terdiri dari tiga orang , sebagai juru bicaranya adalah (Haripin ).
3. Fraksi Nasdem ,terdiri dari Tiga orang , melalui juru bicaranya (Asnawi ) .
Memberikan semangat untuk mengajak turun langsung ke lapangan kepada Dinas Terkait khususnya yang menangani Infrastruktur jalan untuk turun langsung ke Lapangan .
Guna menjaga kualitas pekerjaan.
4.Fraksi Persatuan Pembangunan, terdiri dari tiga orang melalui juru Bicaranya (H.Efendi Ahmad, M.Pd) , menyampaikan untuk memaksimalkan pendapatan Daerah.
5. Fraksi Merah Putih terdiri dari 8(delapan orang dengan. Juru bicaranya (Amru.)
6. Fraksi Perjuangan Keadilan. Rakyat terdiri dari 4 (empat) orang dengan juru Bicaranya ( Burhan ).

Pada kesimpulan nya bahwa dari Enam Fraksi tersebut menyatakan menerima, dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara, sehingga semua anggota DPRD menyetujui , setelah di tanyakan oleh Ketua DPR Kabupaten Kayong Utara.

Kontributor MC KKU Lahwan.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kayong Utara – Wakil Bupati Kayong Utara Idrus berharap masyarakat Kayong Utara untuk ikut aktif berpatisipasi menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup yang berkualitas serta menjadikan Kayong Utara Kota Adipura yang bersih, hijau dan sehat.

Wakil Bupati Idrus menyampaikan harapannya itu dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi Program Adipura di Gedung Balai Praja, di Sukadana, Selasa ( 5/9 ).

Kegiatan sosialisasi ini menampilkan narasumber dari Pusat Pengendalian dan Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan Edi Sulistio, dan Rina Widiastuti serta dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Propinsi Kalimantan Barat Ir Darlina Mardan.

Idrus juga berharap, dengan diadakanya kegiatan sosialisasi program Adipura ini mendorong komitmen pemerintah kabupaten mengatasi masalah menyeluruh menuju Kota Kayong Utara yang bersih, teduh dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan program Adipura itu sendiri.

“Dengan adanya program Adipura diharapakkan dapat menjaga lingkungan secara ekologi, sosial dan ekonomi sesuai dengan visi RPJMD Kabupaten Kayong Utara tahun 2013 – 2018, yaitu melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang menjamin kelestarian lingkungan dan keadilan sosial,” tegas Idrus.

Idrus mengatakan, dengan diadakannya program ini diharapkan pula dapat mendorong penyelesaian isu strategis di bidang lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran air, pencemaran udara, dampak perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan akibat pertambangan, dan kebakaran hutan.(MC Kab. Kayong Utara/NB)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Lembaga Komunikasi Sosial adalah merupakan lembaga Komunikasi perdesaan yang di bentuk oleh Masyarakat ,dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan Kreatif yang aktifitas nya melakukan kegiatan Pengelolaan Informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

Kelompok Informasi Masyarakat ((KIM) yang berada di Desa desa akan sangat membantu dalam proses pengelolaan Informasi , saling melengkapi atau sinergitas antara upaya yang dilakukan oleh Pemerintah , Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten serta semua pihak terkait dalam pengembangan dan pemberdayaan lembaga Komunikasi Sosial.

Sehingga dengan adanya Kelompok Informasi Masyarakat di Desa desa dapat menjadi sarana atau wadah yang efektif guna Penyebarluasan atau Desiminasi Informasi dari pusat ke Daerah dan sebaliknya sehingga perkembangan pembangunan dapat di ketahui oleh Publik.

Potensi Kelompok Informasi Masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bahwa kesadaran masyarakat untuk memperoleh pengetahuan teknologi komunikasi dan informasi semakin tinggi.
Diharapkan adanya Kelompok Kelompok Informasi Masyarakat di Desa dapat mewujudkan masyarakat yang aktif ,peka dan memahami informasi yang berguna, untuk menangkis Informasi yang kurang baik.

Bahwa Kelompok Informasi Masyarakat mempunyai tugas yang mulia di Masyarakat yaitu, memberdayakan masyarakat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dan Bermanfaat, mewujudkan jejaring Informasi serta media dua arah , menghubungkan antar kelompok masyarakat lain, dan memberdayakan kelompok dalam mengumpulkan , mengelola dan menyebarkan informasi.

Disamping keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat adalah sebagai mitra Dialog antara pemerintah dan Masyarakat serta menjadi lembaga yang memiliki Nilai Ekonomi.

Kelompok Informasi Masyarakat dapat mengakses informasi dari berbagai media sesuai dengan kebutuhan untuk pengembangan diri, atau bahan untuk berdiskusi dengan anggota kelompok.
Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat Mulia Lestari Desa Harapan Mulia Sukadana sudah mencoba mengakses atau menyebarkan informasi terkait produk produk rumah tangga melalui media sosial dan Media Massa (Radio Lokal ) Kayong Utara untuk membantu pemerintah Desanya (MC KKU/Lahwan)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kayong Utara,  – Kelompok Pengrajin Tahu Usaha Jaya, Dusun Rantau Panjang, Desa Harapan Mulia, Sukadana, menekuni dan berhasil  mengembangkan usaha pembuatan tahu, yang pemasarannya dilakukan secara online.

Kelompok Usaha Jaya beranggotakan 3 orang, yaitu Lina, Siti Fatimah, dan Siska, sejak tahun 2016 kelompok ini mula mula berproduksi hanya dua Kg kacang kedelai sebagai bahan baku. “Berkat kegigihan dan kerjasama, sekarang sudah meningkat menjadi sepuluh Kg per hari,” kata ketua kelompok Usaha Jaya Lina, Senin (21/8).

Ketika didatangi oleh Kelompok Informasi Masyarakat Desa Harapan Mulia (KIM) Mulia Lestari (Susiana), Lina mengaku bahwa pihaknya merasa senang menekuni kerajinan pembuatan tahu. Untuk pemasaran produksi adalah sekitar Sukadana  dan bisa di pesan secara online melalui akun Facebook miliknya.

Selanjutnya dikatakan bahwa hasil produksi tahunya diakui oleh konsumen cukup enak, pembuatan tahu tersebut masih manual, dicetak dengan menggunakan pembungkus kain tipis. Menurut Lina, adalah lebih  enak jika dibandingkan cetakan, sehingga di gemari oleh konsumen.

Berkaitan dengan kendala masih terbatas modal , pemasaran dan bahan baku. Dalam satu hari kelompok Usaha Jaya menjual produk sekitar 275 potong tahu.
Dan jika konsumen memesan secara online minimal 20 potong untuk sekitar Sukadana akan diantar sampai alamat konsumen.

Kelompok Usaha Jaya telah memanfaatkan media Sosial untuk meningkatkan usaha , sehingga diharapkan akan semakin maju dan berkembang, dalam meningkatkan peranan wanita pedesaan dan menambah pemasukkan untuk keluarganya.

Siti Nurbaya, Kepala Dusun, sebagai salah satu konsumen telah merekomendasikan bahwa memang tahu produksi Ibu Lina ini dirasa cukup enak, sehingga merasa puas setelah membeli dan mengkonsumsi nya.

Cara bagi hasil diterapkan oleh Lina sebagai Ketua Kelompok Usaha Jaya kepada Anggotanya ,setelah dikalkulasi dalam sebulan kurang lebih mendapat bagi hasil Rp800.000 s/d Rp1.000.000 per orang . Kelompok ini beranggotakan  baru tiga orang.

Kelompok Usaha Jaya merupakan Kelompok Binaan Dinas Perdagangan Kabupaten Kayong Utara.

Sementara Kelompok Informasi Masyarakat Mulia Lestari yang dimotori oleh Susiana siap membantu pemasaran melalui Media Sosial melalui Grup maupun Facebook.( MC kayong utara )

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sukadana – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid beserta Deputi III Pembudayaan Kemenpora, Drs Raden Isnanta melepas peserta Gowes  Pesona Nusantara di Pantai Pulau Datok, Sukadana ( 27 /8 )

Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Kemenpora yaitu Program Ayo Olahraga, dengan tujuan untuk membudayakan olahraga agar masyarakat hidup sehat dan bugar.Rangkaian kegiatan dari Gowes Pesona Nusantara etape karimata adalah pengambilan air dan tanah.Pengambilan air dilakukan di lokasi Air Pauh yang merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat kayong utara, sedangkan tanah diambil di depan rumah raja di Kampung Laut Sukadana.

Air dan tanah ini kemudian diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk disatukan dengan air dan tanah dari daerah lain di Indonesia dan akan diletakkan pada lokasi pembangunan Monumen kebangsaan. Kemudian dilanjutkan dengan senam Gowes yang diikuti oleh semua peserta.kemudian persembahan tarian nelayan dari sanggar lokal duta Kayong.

Dalam sambutannya Bupati kayong utara Hildi Hamid mengungkapkan, berterima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah memilih Kayong utara menjadi salah satu tempat pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara.

Dengan adanya kegiatan ini tentunya merupakan Berkah bagi masyarakat Kabupaten Kayong utara, karena saat ini kami sedang gencar-gencarnya mempromosikan daerah kami sebagai daerah tujuan wisata.

“Adanya kegiatan ini, selain berolahraga kita juga dapat menikmati keindahan alam negeri bertuah kayong utara.Semoga dengan terlaksanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat kayong utara untuk gemar melakukan olahraga khususnya bersepeda,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap ke depannya Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga ( Disparpora) dapat mengagendakan kegiatan seperti ini lagi,setidaknya dalam satu tahun ada tiga kegiatan.Apakah itu lanjutan dari kegiatan Gowes pada tahun ini,gerak jalan sehat atau maraton setingkat provinsi.

Dengan banyaknya antusias masyarakat mengikuti kegiatan ini,diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kayong utara.(Mckab,kayongutara)

©2017 Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. All Rights Reserved.

Search