Berita

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Wakil Bupati Kayong Utara Idrus menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang Badan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kayong Utara.

Dalam sambutannya, Idrus berharap dengan dilaksanakannya Musyawarah BPC HIPMI Kayong Utara, dapat membawa kebaikan bagi pelaku ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kayong Utara.

Idrus juga mengharap kepada para pengusaha muda untuk merubah pola pikir untuk tidak selalu menjadi pekerja tapi bisa menjadi pelaku usaha dan memiliki usaha mandiri.

Pemerintah daerah dan pihak perbankan turut menjadi bagian dari perjalanan HIPMI dan dapat berkembang menjadi mitra HIPMI di tanah bertuah Kayong Utara ini, harapnya.

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat akan menjadi percontohan untuk propinsi lainnya dalam menerapkan skema baru penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Indonesia.

“Kita akan menjadi BPD percontohan proses penyaluran skema baru ini, yang kita harapkan nantinya program ini selain merupakan buah karya rancangan dari kader-kader HIPMI termasuk Kalbar sendiri,” kata Ketua BPD HIMPI Kalbar Nedy Achmad usai membuka acara pembukaan musyawarah cabang dan pelatikan HIPMI Kayong Utara.

Dengan skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbaru ini, diharapkannya  mampu  mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar yang lebih baik, dimana HIPMI Kalbar dapat berperan aktif untuk mensukseskan program tersebut dengan menjamin tepat sasaran dalam memilih debitur serta menjadi pelopor BPD HIPMI  yang berhasil sebagai percontohan.

Kita boleh berbangga, bahwa HIPMI Kalbar, merupakan  salah satu satu BPD yang diakui dan disegani secara nasional, karena kiprah maupun kontribusi kita di kepengurusan nasional itu cukup diakui maupun keaktifan dan keterlibatan dibeberapa program nasional, salah satunya adalah penunjukan HIPMI Kalimantan Barat sebagai satu satunya bapak angkat penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR)  di pulau Kalimantan,” kata Ketua BPD HIMPI Kalbar Nedy Achmad.

Nedy juga mendorong agar pengurus cabang dapat memacu dan memberi stimulasi terhadap pengusaha yang ada didaerahnya  untuk  meningkatkan  pertumbuhan ekonomi di daerahnya masing-masing sesuai potensi yang bisa dikembangkan.

“Kita harapkan dapat ikut mempercepat pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti yang sudah sampai tadi, saat ini saja di Kayong Utara sudah masuk pengajuan untuk KUR, sudah diatas angka 100 debitur yang nantinya akan digunakan untuk dua komoditas yaitu udang serta kopra putih,” harapnya. (MCKayongutara/Julrizal/Norita)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penilaian dan evaluasi lomba P2WKSS Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017, di Desa Harapan Mulia Sukadana Kabupaten Kayong Utara disambut dengan adat Budaya Melayu Yaitu Taat  dan Silat, Selasa, (12 / 9).

Tim Penilai Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tiba di lokasi Kantor Desa Harapan Mulia Sukadana sekitar jam Sembilan pagi Sedangkan Masyarakat dan undangan sudah memenuhi Kursi  yang disiapkan oleh Panitia .

Acara Serimonial diawali dengan tarian kepah dari murid SMPN 3 Sukadana yang kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Harapan Mulia Muhammad Tharmidzi. Tharmidzi mengucapkan selamat selamat datang kepada rombongan penilai P2WKss di desa harapan mulia.

Beliau memaparkan seputar Persiapan Kegiatan Lomba Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera, pihaknya merasa gembira sehingga dapat terselenggara dengan dukungan dari Semua pihak Khususnya Warga masyarakat yang cukup antusias.

Tharmidzi bersyukur dengan diadaanya kegiatan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera karena mendapat prioritas Pembinaan dari leading sektor terkait.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Harapan Mulia Ibu Dati Mulia Wati  Memaparkan berbagai Produk unggulan kreasi warga yang di andalkan untuk menambah berbagai pengetahuan dan ketrampilan.

Produk produk rumah tangga tersebut antara lain Pembuatan Aneka Kue, Pembuatan Jamu sehat Bersalin, Pembukaan Kopi Jahe,Berbagai Anyaman kerajinan tangan, Produksi Tahu, Tempe, Budi daya Tanaman Obat Keluarga, Budi Daya Bibit Holtikultura, Budi daya Ikan kolam air tawar, Jahit menjahit. Semua itu terhimpun dalam Kelompok Dasa Wisma.

Dalam sambutan Bupati Kayong Utara yang di bacakan oleh Kabag Umum Setda KKU menyatakan bahwa maksud Program Terpadu Peningkatan Peranan wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera adalah untuk memberantas buta huruf, meningkatkan kecerdasan masyarakat, meningkatkan peranan wanita, peningkatan kesadaran hukum, membuka akses informasi yang baik, meningkatkan derajat kesehatan dan Menjadikan desa sebagai panutan terhadap desa lain.

Dalam sambutan Ketua Tim Penilai Dari Provinsi Kalimantan Barat  Dini Ardianto menyampaikan bahwa program ini bukan semata mata lomba saja tetapi juga evaluasi terhadap lomba lomba Sebelumnya dan pembinaan secara intensif oleh Organisasi perangkat daerah yang terkait, sehingga tujuan pembangunan dapat tercapai.

Dalam rangkaian Penilaian yang dilakukan dilapangan,di Kabupaten Kayong Utara  ini merasa terharu atas Sambutannya oleh Kelompok Budaya Melayu Taar dan Pencak Silat  sebagai tanda persahabatan dan persaudaraan. Dini Ardianto menegaskan bahwa Seyogyanya untuk Pembinaan di desa di lakukan satu tahun sebelumnya.Selanjutnya Tim Penilai akan melakukan Penilaian terhadap semua Sektor yang telah laksanakan.Sukses P2WKSS. (Mckayongutara / Lahwan / NB/Eyv)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Samsat Kayong Utara bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian Kayong Utara melakukan kegiatan rutin razia gabungan serta meningkatkan target UPPD (unit pelayanan pendapatan daerah) di jalan bhayangkara, Sukadana, Senin (11/9).

Banyak kendaraan yang terjaring dalam operasi tersebut di antaranya kendaraan roda empat dan roda dua. Baik itu kendaraan dinas maupun kendaran pribadi yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan dan belum membayar pajak kendaraan.

Sehingga Samsat Kabupaten Kayong Utara (KKU) langsung melakukan pembayaran pajak di tempat. Hal ini juga menjadi perhatian pihak Samsat Kabupaten Kayong Utara untuk menertibkannya,  baik itu kelengkapan surat-surat kendaraan,  maupun terkait pajak kendaraan.

Menurut Kasi Penagihan UPPD Samsat KKU Fransiskus Wawas, s.sos,  kegiatan tersebut sangat efektif untuk meningkatkan penerimaan pajak PKB (pajak kendaraan bermotor) serta sasaran kegiatan tersebut bukan hanya bagi kendaraan roda dua dan empat, tetapi juga akan menertibkan PKB alat berat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Samsat KKU juga telah mengadakan pelayanan keliling, bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan STNK (surat tanda nomor kendaraan). ( MC Kab kayong utara / ijal / NB/toeb)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Senin , 25 September 2017 , jam 14.00s/d jam 16 .00. bertempat di Gedung DPRD KKU jalan Manunggal Sukadana , telah dilaksanakan rapat Paripurna Pendapat akhir Fraksi -Fraksi sekaligus persetujuan bersama antara DPRD KKU dengan Bupati Kayong Utara terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017.

Dalam Rapat Paripurna DPRD KKU tersebut di Pimpin oleh Ketua DPR Kabupaten Kayong Utara Muhammad Sukardi,SE.MM , yang di hadiri oleh . Wakil Ketua , Alias , Dan Tajudin . Sedangkan dari Unsur Eksekutif di Hadiri Oleh Wakil Bupati Kayong Utara (Idrus ) Asisten Administrasi Umum dan Aparatur, Sekretaris DPRD, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kayong Utara , Kapolres Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dan Media .Sedangkan Anggota DPRD KKU yang Hadir sebanyak 17 Orang , sehingga telah memenuhi korum Rapat,

Dalam Rapat tersebut Muhammad Sukardi menyatakan bahwa Rapat terbuka untuk umum, selanjutnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kayong Utara memberikan kesempatan kepada Fraksi-Fraksi untuk memberikan pendapat dan tanggapan serta persetujuan Akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara tentang Perubahan APBD tahun Anggaran 2017.
1, Fraksi Demokrat .Yang terdiri dari Empat orang anggota melalui juru bicaranya ( Sarnawi ) menyampaikan beberapa saran tentang kualitas management Pengelolaan Keuangan Daerah agar di tingkatkan , memaksimalkan Penyerapan Anggaran dengan prioritas kepada kesejahteraan masyarakat.
2. Fraksi Kebangkitan Bangsa , terdiri dari tiga orang , sebagai juru bicaranya adalah (Haripin ).
3. Fraksi Nasdem ,terdiri dari Tiga orang , melalui juru bicaranya (Asnawi ) .
Memberikan semangat untuk mengajak turun langsung ke lapangan kepada Dinas Terkait khususnya yang menangani Infrastruktur jalan untuk turun langsung ke Lapangan .
Guna menjaga kualitas pekerjaan.
4.Fraksi Persatuan Pembangunan, terdiri dari tiga orang melalui juru Bicaranya (H.Efendi Ahmad, M.Pd) , menyampaikan untuk memaksimalkan pendapatan Daerah.
5. Fraksi Merah Putih terdiri dari 8(delapan orang dengan. Juru bicaranya (Amru.)
6. Fraksi Perjuangan Keadilan. Rakyat terdiri dari 4 (empat) orang dengan juru Bicaranya ( Burhan ).

Pada kesimpulan nya bahwa dari Enam Fraksi tersebut menyatakan menerima, dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Kayong Utara, sehingga semua anggota DPRD menyetujui , setelah di tanyakan oleh Ketua DPR Kabupaten Kayong Utara.

Kontributor MC KKU Lahwan.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kayong Utara – Wakil Bupati Kayong Utara Idrus berharap masyarakat Kayong Utara untuk ikut aktif berpatisipasi menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup yang berkualitas serta menjadikan Kayong Utara Kota Adipura yang bersih, hijau dan sehat.

Wakil Bupati Idrus menyampaikan harapannya itu dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi Program Adipura di Gedung Balai Praja, di Sukadana, Selasa ( 5/9 ).

Kegiatan sosialisasi ini menampilkan narasumber dari Pusat Pengendalian dan Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan Edi Sulistio, dan Rina Widiastuti serta dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Propinsi Kalimantan Barat Ir Darlina Mardan.

Idrus juga berharap, dengan diadakanya kegiatan sosialisasi program Adipura ini mendorong komitmen pemerintah kabupaten mengatasi masalah menyeluruh menuju Kota Kayong Utara yang bersih, teduh dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan program Adipura itu sendiri.

“Dengan adanya program Adipura diharapakkan dapat menjaga lingkungan secara ekologi, sosial dan ekonomi sesuai dengan visi RPJMD Kabupaten Kayong Utara tahun 2013 – 2018, yaitu melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang menjamin kelestarian lingkungan dan keadilan sosial,” tegas Idrus.

Idrus mengatakan, dengan diadakannya program ini diharapkan pula dapat mendorong penyelesaian isu strategis di bidang lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran air, pencemaran udara, dampak perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan akibat pertambangan, dan kebakaran hutan.(MC Kab. Kayong Utara/NB)

Hubungi Kami

 

 

©2018 Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. All Rights Reserved.

Search