TP PKK Menggelar Sosialisasi Gerakan Tanam Cabai

Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) menggelar sosialisasi gerakan tanam cabai kepada seluruh Kelompok Kerja (Pokja) dan kader PKK Kecamatan. yang disertakan dengan penyerahan bibit cabai dari Dinas Pertanian dan Pangan Kayong Utara, di Gedung Balai Nirmala,9/03.
Gerakan nasional yang didasari instruksi Kementerian Pertanian RI terkait Flukstuasinya harga cabe yang kian meningkat dipasaran sehingga gerakan nasional tanam cabai ini mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI untuk merangkul Organisasi Wanita mulai dari pusat sampai ke Daerah untuk berkerjasama mengatasi masalah harga yang sangat tinggi.
Ketua TP.PKK Kabupaten Diah Permata Hildi dalam sambutannya mengatakan cabai merupakan komoditas sayuran yang sangat strategis karena konsumsi cabai di masyarakat cukup tinggi yang tidak diimbangi dengan pasokan serta suplay dari para petani yang dirasa masih kurang. Oleh karena itu, menurut diah pemanfaatan lahan perkarangan rumah dengan tanaman-tanaman produktif , dapat berdampak ekonomis bagi kebutuhan keluarga.”Pemanfaatan lahan perkarangan secara optimal dengan menanam aneka jenis tanaman sayur-mayur dan buah-buahan merupakan jurus ampuh untuk mengatasi kerawanan pangan dan gejolak harga pangan”tuturnya.
Selanjutnya, melalui pencanangan gerakan tanam cabai di perkarangan diharapkan diah dapat menjadi solusi, inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara untuk turut serta dalam meningkatkan produksi cabai terutama untuk pemenuhan suplay Kayong Utara. “saya harap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat jadi mau menanam cabai serta tahu cara merawatnya dengan baik, yang berimbas pada normalnya harga cabai dipasaran dan juga masyarakat menjadi mandiri dalam memanfaatkan lahan perkarangan dan tidak bergantung pada harga yang ada di pasaran. Mari kita tingkatkan kesadaran,kemauan, dan kemampuan untuk menjadikan kegiatan gerakan tanam cabai sebagai kebutuhan atau gaya hidup segingga tidak ada lagi lahan perkarangan yang tidak dimanfaatkan”imbuhnya.