Taman Wisata Mangrove Sukadana

8

SUKADANA – Keberadaan taman mangrove Sukadana yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, tentunya sangat disambut baik oleh berbagai pihak. Keberadaan objek wisata yang satu ini diharapkan berdampak pada kunjungan wisatawan dari berbagai daearah. Hal tersebut diungkapkan kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kayong Utara, Mas Yuliandi, Rabu (26/10) di Sukadana.

Yuliandi mengungkapkan jika untuk taman mangrove tersebut, sejak dari awal sudah direncakan mereka, untuk penambahan lokasi wisata di kabupaten ini. Keberadaannya sendiri, diakui dia, telah diusahakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat, demi mengembangkan daerah pesisir yang dapat dikelola menjadi tempat wisata.

“Memang dari awal, sudah kita rencanakan penambahan satu destinasi wisata baru di Kabupaten Kayong Utara, yang lokasinya tidak jauh dari kawasan Pantai Pulau Datok. Desatinasi tersebut yakni Taman Wisata Mangrove. Nah, di tahun ini, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, membangun untuk tempat wisata tersebut, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan untuk pembuatan jalan,” ungkapnya. Selanjutnya, dia menambahkan bahwa mereka akan melakukan promosi, demi memperkenalkan objek wisata yang satu ini kepada masyarakat luas. “(Masyarakat harus tahu) jika di Kabupaten Kayong Utara terdapat taman mangrove,” terang Yuliandi kepada koran ini.

Yuliandi menjelaskan, ide awalnya hingga dapat merancang taman yang satu ini, terjadi saat mereka merancang masterplan lokasi wisata. “Ide awalnya mengenai taman mangrove saat merancang masterplan untuk wisata Kayong Utara, salah satunya kita mempunyai hutan mangrove. Nah, kenapa tidak kita dijadikan objek wisata? Nah, oleh karena itu direncanakan oleh DKP apa lagi lokasinya jadi satu dengan TPI,” sambung Kadisbudparpora.

Selain itu, di lokasi tersebut nantinya akan dilengkapi mereka dengan pos penjagaan. Dan juga nantinya, diharapkan dia agar di lokasi tersebut dilengkapi dengan pondok untuk peristirahatan para pengunjung. “Dari masterplan-nya lokasi taman mangrove itu juga ada pos penjagaan. Paling tidak, itu dapat memberikan rasa aman, nyaman pengunjung. Dan juga kita dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan dengan menyalahgunakan lokasi wisata itu,” terangnya.

Selanjutnya, Yuliandi berharap agar keberadaan hutan mangrove tersebut juga akan menjadi lokasi edukasi bagi masyarakat. Dia menerangkan jika nantinya taman mangrove tersebut akan menjadi tempat kediaman hewan-hewan yang dilindungi.

Mengenai hal ini, keberadaan taman mangrove tersebut sangat disambut baik oleh salah satu pengiat wisata, Rizal Komarudin (24). Menurut dia, lokasi taman mangrove tersebut akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Dan ini, diakui dia, merupakan hal yang baru di Kabupaten Kayong Utara. “Saya yakin taman mangrove tersebut mampu menarik wisatawan yang ada. Bahkan tidak menutup kemungkinan mampu menarik perhatian wisatawan dari luar negeri. Mudah-mudahan destinasi wisata ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” doanya. (dan)

sumber : http://www.pontianakpost.co.id/taman-wisata-mangrove-sukadana